Siapa sih yang nggak kenal Pennywise? Badut berwajah putih dengan balon merah ini udah jadi simbol mimpi buruk buat banyak orang. Tapi di balik penampilannya yang “cuma badut,” ternyata Pennywise punya asal-usul yang jauh lebih gelap dan aneh.Pennywise pertama kali muncul di novel IT karya Stephen King tahun 1986. Dalam cerita, dia bukan manusia atau roh biasa, dia adalah makhluk kosmik kuno yang datang ke Bumi dari dimensi lain, dikenal juga dengan nama “It.” Wujud aslinya adalah Deadlights yang bahkan nggak bisa sepenuhnya dipahami manusia, Pennywise memilih bentuk badut karena mudah menarik perhatian anak-anak yaitu target favoritnya.
Makhluk ini muncul setiap 27 tahun sekali di kota kecil Derry, Maine, untuk “makan” rasa takut manusia, terutama anak-anak. Setelah puas, dia kembali berhibernasi selama puluhan tahun sebelum bangun lagi.
Versi filmnya juga keren banget. Di film tahun 2017 dan 2019, Bill Skarsgård sukses bikin Pennywise terasa menyeramkan dan karismatik sekaligus. Sementara versi tahun 1990 yang dimainkan Tim Curry lebih klasik tapi tetap bikin merinding.
Jadi, Pennywise bukan cuma badut jahat biasa — dia adalah simbol dari rasa takut itu sendiri. Dan mungkin... dia masih bersembunyi di selokan kota Derry, menunggu waktunya untuk bangun lagi.
🎈 “We all float down here...”


Komentar
Posting Komentar